astaghfirullah

Kata itu harusnya bukan cuma di bibir ini,
Harusnya hati ini ikut menangisi serpihan-serpihan dosa
yg terserak mengotori ruang-ruangnya….
Harusnya hati ini sedih karena lalai dari hakikatnya
Kenapa  hati  ini??? Mungkinkah sudah membatu???
Duhai pemilik hati, tetapkanlah hati ini agar senantiasa ingat padamu,
hiasilah hati ini dengan taat padaMu….
 Agar hati ini bisa menangis kembali karenaMU… 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://asmara.blogsome.com/2006/07/20/astaghfirullah-2/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.