Dewasa

Kadang sulit untuk dicerna apakah diri ini sudah dewasa?
Pernah diri ini merasa begitu dewasa sehingga hilang sisi-sisi ceria remaja,
dang tak jarang diri ini merasa bukan sebagai diri sendiri.
 
Ketika mencoba untuk menjadi tak dewasa,
ada sedikit nuansa ceria yg tak pernah terasa,
namun ada juga protes yg mendera, dan menuntut tuk kembali dewasa.
 
Inginnya kedewassan itu suatu proses yg tak dipaksakan,
Tapi suatu proses yg alami sehingga tak usah kehilangan jati diri.
Namun apakah orang lain bisa menerima kalo kita tidak dewasa??? 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://asmara.blogsome.com/2006/06/21/dewasa/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.